Starbucks



Kelompok 3 :
- Caroline Ni Nyoman Rheva Regina - 2902602773
- Fabio Christian O'neal - 2902604721
- Bryan Abednego Irawan - 2902566553
- Dicky Maulana Noko Rizqia - 2902567562
- Cliffhansen Yoggins Yap - 2902567146

1. Social Computing di Starbucks

Social computing adalah pemanfaatan teknologi digital dan media sosial untuk membangun interaksi antara perusahaan dengan pelanggan.

Strategi Social Computing Starbucks:

  • Starbucks Mobile App & Rewards
    Pelanggan dapat memesan, mengumpulkan poin, dan mendapatkan rekomendasi personal.
  • AI “Deep Brew”
    Mengolah data pembelian pelanggan untuk memberikan penawaran yang sesuai.
  • Aktif di media sosial (Instagram, X, TikTok)
    Konten lifestyle, kampanye seasonal, interaksi dengan followers.
  • User Generated Content (UGC)
    Banyak pelanggan membagikan kreasi minuman dengan hashtag seperti #StarbucksCustomDrink.
  • Program Komunitas & Sustainability
    Kampanye peduli lingkungan dan sosial melalui digital platform

2. Customer Starbucks

Starbucks tidak hanya menjual kopi, tetapi menjual pengalaman dan gaya hidup.

Segmentasi pasar Starbucks :

  1. demografi usiaa 18-40 tahun
  2. lifestyle premium
  3. perilaku sering bekerja di cafe, meeting casual dan rutin minum kopi

Strategi Pemasaran

  • Brand Experience di store (suasana cozy & free WiFi)
  • Custom Drink: pelanggan bisa membuat minuman sesuai seleraa 
  • Starbucks Rewards (poin & hadiah ulang tahun)
  • Digital Marketing kampanye musiman
  • Diskon penggunaan tumbler sendiri (eco-friendly)
  • Kolaborasi dan limited edition (ex: Starbucks x Corckcicle)

3. Human Resource Development (HRD) Starbucks

Starbucks menyebut karyawannya “Partners”, karena dianggap bagian penting dari kesuksesan bisnis.

Program HRD Starbucks

  • Barista Academy → pelatihan kopi, hospitality, dan leadership
  • Employee Benefits → gaji kompetitif, asuransi kesehatan, beasiswa
  • Career Path jelas → dari barista bisa jadi store manager
  • Diversity & Inclusion → menerima tanpa diskriminasi
  • Mental Health dan Kesejahteraan Kerja

Komentar